Seleksi pada SMA atau bentuk lain yang sederajat yang diselenggarakan pemerintah daerah mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar mengacu pada: 

  1. Sesuai dengan ketentuan zonasi; 
  2. Jumlah/akumulasi nilai rata-rata rapor dari 5 (lima) semester,yaitu semester 1 sampai dengan semester 5; 
  3. Usia
  4. Seleksi pada SMA ada 4 jalur, yaitu: 

1. Jalur zonasi dengan kuota paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima, terdiri dari: 

a) Dalam hal Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V dan MKKS SMA Kabupaten paser menentukan prosentase kuota dan jumlah pendaftar melebihi kuota maka seleksi didasarkan pada:

  • Jarak terdekat tempat tinggal dengan sekolah; 
  • Usia;
  • Nilai rerata raport semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima); dan
  • Waktu pendaftaran.

b) Jalur Zonasi Umum dengan ketentuan:

  • Domisili calon peserta didasarkan alamat pada KK yang diterbitkan paling lambat 1 (satu) tahun sebelum pelaksanaan PPDB terhitung 31 Mei 2023; 
  • Jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah sama, maka seleksi memprioritaskan usia calon peserta didik yang lebih tua berdasarkan akta kelahiran atau surat keterangan lahir; 
  • Jika usia calon peserta didik sama, maka seleksi memprioritaskan jumlah/akumulasi nilai rata-rata rapor 5 (lima) semester, yaitu semester 1 sampai dengan semester 5; 
  • Jika terdapat jumlah/akumulasi nilai rata-rata rapor yang sama, maka seleksi untuk pemenuhan kuota/daya tampung dilakukan memprioritaskan calon peserta didik yang lebih dahulu melakukan pendaftaran. 

c) Bagi satuan pendidikan yang berada di daerah perbatasan Provinsi atau Kabupaten, ketentuan persentase dan zonasi sebagaimana dimaksud pada angka 4 huruf a, dapat diterapkan melalui kesepakatan antar Pemerintah Daerah dan atau Cabang Dinas yang saling berbatasan. 

2. Jalur afirmasi dengan kuota paling sedikit 25% (dua puluh lima persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima. 

3. Jalur perpindahan tugas orangtua/wali dan Anak kandung guru, tenaga kependidikan dan luar daerah dengan kuota paling banyak 5% (lima persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima. 

4. Jalur prestasi dengan kuota paling banyak 20% (dua puluh persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima, yaitu calon peserta didik yang diatur sesuai dengan ketentuan pasal 14. Cabang Dinas Wilayah dan MKKS SMA Kabupaten Paser dapat menentukan mekanisme pendaftaran jalur prestasi dan persentase kuota jalur prestasi lebih kecil dari 20% (dua puluh persen)